BERITA
BERITA
Bontang (Humas) — Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bontang menyelenggarakan Lomba Pidato Tingkat SD/MI dan SMP/MTS sebagai salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Bontang, Rabu (7/1/2025), dan diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah di Kota Bontang.
Lomba pidato tersebut diikuti oleh 12 peserta dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta 8 peserta dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS). Dengan demikian, total peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 20 orang dari berbagai satuan pendidikan di Kota Bontang.
Proses penilaian lomba dilakukan oleh tiga dewan juri profesional, yaitu Ahmad Rayyani, M.H., Nusyirwan, dan Ahmad Habib Anshor, S.Ag. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang, Muhammad Hamzah, yang didampingi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha serta para Kepala Seksi.
Dalam sambutannya, Muhammad Hamzah menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual dalam membangun bangsa. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditopang oleh kemampuan intelektual semata, tetapi juga oleh nilai-nilai keagamaan yang menjadi fondasi kehidupan.
“Bangsa ini tidak hanya mengandalkan intelektual, tetapi juga harus mengandalkan spiritual. Dengan nilai-nilai keagamaan, fondasi kehidupan akan menjadi lebih kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa nilai spiritual dan agamis merupakan landasan utama dalam memaknai kehidupan. Kementerian Agama, lanjutnya, lahir dari spirit tersebut, sehingga perannya tidak hanya mengurus urusan duniawi, tetapi juga urusan ukhrawi.
Mengakhiri sambutannya, Muhammad Hamzah memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti lomba dengan penuh semangat dan menampilkan kemampuan terbaik. “Selamat berkompetisi dan tampilkan yang terbaik,” tutupnya.
Penyelenggaraan Lomba Pidato Tingkat SD/MI dan SMP/MTS ini menjadi wujud komitmen Kementerian Agama dalam membina generasi muda agar memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dan spiritual sejak dini. (DEV)